Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Olahraga    Kuliner    Film   
Streaming

Follow Me

Showing posts with label Resensi. Show all posts
Showing posts with label Resensi. Show all posts

Mengenal Mir-at At-Thullab: Kitab Fiqh Pertama Karya Ulama Nusantara

Istimewa

Di era abad ke-15 hingga abad ke-20 bahasa Melayu memainkan posisi penting dalam dinamika keilmuan Islam. Selain bahasa Arab, Turki dan Persia, bahasa Melayu menjadi pilihan dalam pengantar keilmuan, administrasi, hingga komunikasi sehari-hari di wilayah Asia Tenggara. Bahkan menjadi bahasa pemersatu Islam Nusantara yang terdiri dari berbagai macam etnis.

Selain menggunakan bahasa Melayu sebagai pemersatu keilmuan dan kebudayaan, kaum muslimin di kawasan ini juga menggunakan aksara Jawi atau juga bisa disebut sebagai aksara Pegon, yaitu adaptasi dari huruf Arab untuk menuliskan lafal atau kalimat dalam bahasa lokal (Melayu, Jawa, Bugis, Madura, dan lain sebagainya).

Berdasar pada huruf-huruf Arab “jim” (ج), “ain” (ع), “fa” (ف), “kaf” (ك), dan “ya” (ي), maka lambat laun tercipta lima huruf yang masing-masing menandakan bunyi-bunyi yang lazim pada bunyi lidah rumpun etnis Melayu. Kelima huruf yang tercipta adalah: “ca”, “nga”, “pa”, “ga”, dan “nya”. Jenis huruf ini di kawasan Jawa disebut juga dengan huruf Pegon, yang biasanya dipakai untuk menuliskan kitab berbahasa Jawa. “Dengan cara inilah para ulama kita menuliskan karya-karyanya untuk konsumsi masyarakat Muslim-Melayu-Indonsia, termasuk kitab-kitab fiqih,” tulis Nor Huda dalam "Islam Nusantara: Sejarah sosial Intelektual Islam di Indonesia"

Di antara karya awal yang terlacak menggunakan aksara Jawi dalam proses penulisannya adalah kitab Sirath al-Mustaqim buah karya Syaikh Nuruddin Ar-Raniri, ulama India yang menjadi mufti kesultanan Aceh. Meski ulama non-Melayu, namun dalam menjalankan tugas sebagai serang pendidik umat, Ar-Raniri menyadari pentingnya penguasaan atas bahasa lokal disertai dengan pola komunikasi adaptatif yang bisa diterima oleh masyarakat awam. Karena itulah ulama ini menuliskannya menggunakan aksara Jawi dan berbahasa Melayu, bukan bahasa Arab.

Setelah Ar-Raniri wafat, seorang ulama lokal dengan reputasi internasional, Syaikh Abdurrauf As-Sinkili melanjutkan kiprah Ar-Raniri dengan menuliskan sebuah karya yurisprudensi Islam (fiqih) berjudul Mir-at At-Thullab. Karya ini diakui sebagai karya perdana ulama Nusantara di bidang fiqih yang menggunakan bahasa Melayu beraksara Jawi-Pegon. Memang, sebelumnya hampir dua abad sebelumnya sudah ada beberapa karya Walisongo yang ditulis dengan menggunakan aksara Jawa (hanacaraka) yang lebih banyak membahas tasawuf dan akhlak.

Karya As-Sinkili ini diakui sebagai salah satu karya tebal yang pernah ditulis oleh ulama Nusantara era awal. Kitab setebal 650 halaman yang ditulis tangan ini menyajikan pembahasan fiqih secara lengkap menggunakan bahasa Melayu kuno. Dengan menyajikan rujukan dari beragam kitab salaf yang ditulis oleh para ulama bermadzhab Syafi’i, jelas menunjukkan bahwa As-Sinkili adalah ulama bermadzhab Syafi’i, sebagaimana madzhab ini dianut oleh mayoritas rakyat kesultanan Aceh dan kawasan Nusantara saat itu dan hingga saat ini.

As-Sinkili menunjukkan kualitas keilmuannya melalui kitab ini, antara lain dengan cara mengupas sebuah permasalahan dengan pola tanya jawab. Isi pertanyaan seputar masalah keseharian yang dialami oleh masyarakat pada umumnya, dan kemudian dia jawab dengan menggunakan perangkat keilmuan yang dia miliki, disertai dengan berbagai rujukan kitab yurisprudensi klasik. “Kitab yang disajikan oleh Syaikh Abdurrauf ini merupakan kontribusi besar masyarakat Aceh semasanya dan setelah hidupnya. Si pengarang dalam menjelaskan duduk permasalahan hukum sangat berhati-hati dan tidak terlepas dari berbagai pertimbangan, yakni atas dasar pertimbangan sosial dan sultan.” tulis Muliadi Kurdi (dkk.) dalam penerbitan ulang Mir-at At-Thullab beraksara latin yang diterbitkan ulang atas usaha Lembaga Naskah Aceh (NASA), 2015 silam.

Mengapa menggunakan standar pertimbangan sosial dan sultan? Sebab kitab yang berjudul asli Mir-at At-Thullab fi Tashil Ma’rifat al-Ahkam al-Syar’iyyah li al-Malik al-Wahhab ini ditulis atas permintaan Sultanah Shafiyyatuddin, penguasa Kesultanan Aceh, diselesaikan pada 1074 H/1663 M. As-Sinkili mempersembahkan kitab ini di hadapan sang ratu pada hari Sabtu, 8 Jumadil Akhir 1083 H/ 1 Oktober 1672 M.

Raja perempuan ini adalah istri Sultan Iskandar Tsani, yang menggantikan suaminya dan berkuasa relatif lama sejak tahun 1051 H/1641 M hingga 1086 H/1675 M. Sultanah Shafiyyatuddin pantas berterimakasih kepada As-Sinkili, sebab melalui karya inilah pada akhirnya seorang raja memiliki standar pegangan manakala akan memutuskan sebuah perkara, dan para hakim (qadhi) di Aceh saat itu memiliki kitab standar rujukan, selain As-Sirath Al-Mustaqim karya Syaikh Nuruddin Ar-Raniri.

Namun, tidak seperti As-Sirath al-Mustaqim yang hanya membahas masalah ibadah, Mir-at At-Thullab mengemukakan banyak aspek dari fiqih, termasuk kehidupan politik, sosial, ekonomi dan keagamaan kaum muslimin. Karena mencakup topik-topik yang begitu luas, karya ini jelas merupakan kitab penting di bidang tersebut.

Referensi utama karya ini adalah Fath al-Wahhab karya Imam Zakariyya al-Anshari. Selain itu, As-Sinkili juga mengambil bahan dari buku-buku standar seperti Fath al-Jawab dan Tuhfat al-Muhtaj, dua karya Ibnu Hajar al-Haitami (w. 973 H/ 1565 M); Nihayat al-Muhtaj karya Syamsuddin Ar-Ramli; Tafsir al-Baidlawi karya Ibnu Umar al-Baidlawi (w. 685 H/1286 M); dan Syarh Sahih Muslim karya Imam an-Nawawi (w. 676 H/ 1277 M). “Dengan sumber-sumber ini, As-Sinkili menjelaskan hubungan dan koneksi intelektualnya dengan jaringan ulama.” tulis Azyumardi Azra dalam "Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia".

Melalui Mir-at At-Thullab, dia menunjukkan kepada kaum muslimin di kepulauan Nusantara bahwa doktrin-doktrin hukum Islam tidak terbatas pada ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan sehari-hari mereka. Meskipun Mir-at At-Thullab tidak lagi digunakan di Nusantara dewasa ini, namun di masa lampau, kitab ini menjadi salah satu kitab rujukan terpenting kerajaan Islam di kepulauan Nusantara. M.B. Hooker, salah seorang orientalis, sebagaimana dikutip Azyumardi Azra, mengemukakan jika "Lumaran", salah satu kumpulan hukum Islam yang digunakan umat Islam di wilayah Mindanao, Filipina, sejak pertengahan abad ke-19, menjadikanu Mir-at At-Thullab ini sebagai salah satu acuan utamanya. Salah satu bagian pembahasan mengenai waris di kitab ini—yang kemudian dibukukan menjadi Kitab Faraidh—bahkan digunakan sebagai rujukan oleh sebagian besar kaum muslimin Melayu-Indonesia di masa belakangan.

Dengan ketebalan di atas rata-rata, Mir-at At-Thullab dibagi dalam 71 bab. Masing-masing bab membahas topik berbeda, dari fiqih muamalah, munakahat, jinayah (pidana Islam), ahwal al-syakhsiyyah (perdata Islam), hingga soal siyasah (politik). Karena merupakan buku standar rujukan para qadhi (hakim), maka mula-mula As-Sinkili membahas peranan seorang hakim, hak dan tanggungjawabnya, serta konsekwensi manakala mengkhianati sumpah dan menyalahgunakan jabatannya.

“Adanya kitab As-Shirat al-Mustaqim karya Ar-Raniri dan Mir-at At-Thullab karya As-Sinkili menunjukkan, paling tidak, sejak tahun 1600 dan seterusnya terdapat suatu minat yang serius terhadap syariat di samping tasawuf di kalangan kamu muslim Sumatera.” Demikian tulis Martin Van Bruinessen dalam "Kitab Kuning: Pesantren dan Tarekat: Tradisi-Tradisi Islam di Indonesia".

Penulis asal Belanda ini menengarai hal demikian karena pada babakan periode sebelumnya terdapat kecenderungan terhadap tasawuf falsafi di kalangan masyarakat Aceh, khususnya pada saat Hamzah Fansuri dan Syamsudin Sumatrani masih hidup dan mengajarkan pemikirannya di bidang tasawuf falsafi. Pemikiran kedua sufi aliran Wahdatul Wujud ini kemudian ditentang oleh mufti kesultanan Aceh, Nuruddin Ar-Raniri, yang membawa genre tasawuf akhlaki.

Setelah Ar-Raniri wafat, corak tasawuf akhlaki digawangi oleh As-Sinkili yang merupakan pembawa silsilah dan ajaran Tarekat Syattariyah, serta menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka di zamannya. Karya As-Sinkili yang lain, Tarjuman Mustafid, adalah karya tafsir pertama yang ditulis oleh ulama Nusantara. Tafsir ini, yang merupakan terjemahan-adaptatif dari Tafsir Baidhawi, juga ditulis dengan menggunakan aksara Jawi berbahasa Melayu.

Ulama Lokal dengan Reputasi Internasional

Nama lengkapnya Abdurrauf bin Ali al-Jawi al-Fanshuri As-Sinkili. Sebagaimana terlihat dari namanya, ia adalah seorang Melayu dari Fansur, Sinkil, di wilayah pantai barat-laut Aceh. Tahun kelahirannya tidak diketahui pasti, tapi kemungkinan besar dia dilahirkan pada 1023 H/ 1615 M. Menurut sejarawan muslim A. Hasjmi, dalam “Syekh Abdurrauf Syiah Kuala: Ulama Negarawan Yang Bijak”, nenek moyang As-Sinkili berasal dari Persia yang datang di Kesultanan Samudera Pasai pada akhir abad ke-13.

Mereka kemudian menetap di Barus (Fansur), sebuah kota pelabuhan tua yang sangat penting di wilayah Sumatera Barat. Selama hampir dua puluh tahun, As-Sinkili belajar di Madinah dan berguru kepada ulama jempolan, Syaikh Ibrahim al-Kurani (w. 1101 H/ 1690 M) dan Syaikh Ahmad al-Qusyasyi (w. 1071 H/ 1661 M). Melalui jalur dua ulama ini As-Sinkili mendapatkan izin untuk mengajarkan tarekat, khususnya tarekat Syattariah.

Di Haramain, dia juga berguru kepada puluhan ulama dengan ragam keilmuan yang berbeda. Dengan penguasaan mumpuni di bidang fiqih, ushul fiqih, tafsir, dan tasawuf, As-Sinkili masih menyempatkan diri mengajar di tanah Arab ini sebelum kemudian dirinya kembali ke Aceh dan mengabdikan diri sebagai salah satu ulama kerajaan.

“Datang dari wilayah pinggiran dunia muslim, As-Sinkili memasuki inti jaringan ulama dan dapat merebut hati sejumlah ulama utama di Haramain. Pendidikannya tak dapat disangkal lagi, sangat lengkap: dari syariat, fiqih, hadits, hingga disiplin-disiplin eksoteris lainnya hingga ilmu kalam dan tasawuf atau ilmu-ilmu esoteris. Karier dan karya-karyanya setelah ia kembali ke Nusantara merupakan sejarah dari usaha-usahanya yang dilakukan secara sadar untuk menanamkan kuat-kuat keselarasan antara syariat dan tasawuf.” tulis Azyumardi Azra dalam Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia".

As-Sinkili wafat pada 1105 H/ 1693 M dan dimakamkan di kuala atau mulut sungai Aceh. Tempat ini juga menjadi pemakaman bagi para istrinya, serta salah satu murid kesayangannya, Dawud al-Jawi al-Rumi, dan beberapa murid lainnya. Karena tempat dia dikubur itulah, maka As-Sinkili di kemudian hari dikenal sebagai Syaikh di Kuala, dan diabadikan sebagai salah satu universitas Islam di Aceh, yaitu Universitas Syiah Kuala. Makamnya hingga hari ini masih menjadi salah satu destinasi wisata spiritual di kawasan Serambi Makkah.
WAllahu A'lam Bisshawab


* Gus Rijal Mumazziq Z ( Kaprodi Ahwalus Syakhsiyyah STAI Al-Falah Assunniyah Kencong Jember)

Download 150 Kitab Karya Ulama Indonesia

Oleh: Nanal Ainal Fauz *

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah, Washsholatu wassalamu 'ala Rasulillah, wa 'ala Alihi wa man walah. Amma Ba'du:
Dalam rangka menyambut ulang tahun kelahiran Nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kami merilis postingan ini untuk masyarakat Indonesia. Semoga kelak pada hari kiamat Rasulullah bersdia menaungkan kami dibawah syafaatnya.

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله , والصلاة والسلام على رسول الله , وعلى آله وصحبه ومن والاه. أما بعد :
فهذا ما تيسر لي في جمع الروابط لتحميل الكتب التي ألفها علماؤنا الإندونيسيون القدماء أو الجدد.
وأسأل الله أن ينفع به مسلمي أندونيسيا خاصة ومسلمي العالم عامة, وعسى أن يجعله في ميزان حسناتي وحسنات والدي ومن له فضل علي في هذا العمل المبارك.

1. حاشية الترمسي المسمى موهبة ذي الفضل على شرح العلامة ابن حجر مقدمة بافضل
المؤلف : الإمام العلامة الفقيه المدقق الشيخ محمد محفوظ بن عبد الله الترمسي الجاوي
    
2. ترجمة العلامة الفقيه الأصولي محمد أحمد سهل بن محفوظ بن عبد السلام بن عبد الله الحاجيني الجاوي الإندونيسي

3. نـور الظلام شــرح مـنظومة عقيدة العــوام
المؤلف : العلامة المفسر الشيخ محمد نووي بن عمر بن عربي الجاوي البنتني


4. فيـض الحـجــا على نيل الرجا منظومة سفينة النجا
المؤلف : العلامة الفقيه الأصولي أحمد سهل بن أبى هاشم محمد محفوظ سلام الحاجينى

5. كفاية الاتقياء و منهج الاصفياء
بهامشه : سلالم الفضلاء لخاتمه النبلاء,علي منظومه هدايه الاذكياء الي طريق الاولياء
مؤلف السلالم : العلامة المفسر محمد نووي الجاوي البنتني

6. كشف التباريح في بيان صلاة التراويح
المؤلف : العلامة الشيخ أبو الفضل بن عبد الشكور السنوري
الطوباني رحمه الله تعالى آمين

7. البيان الملمع عن ألفاظ اللمع للشيخ أبى إسحاق الشيرازي
تأليف : العلامة الفقيه الأصولي أحمد سهل بن أبى هاشم محمد محفوظ سلام الحاجينى

8. التبيان في النهي عن مقاطعة الأرحام والأقارب والإخوان
المؤلف : العلامة مؤسس جمعية نهضة العلماء حضرة الشيخ العارف بالله محمد هاشم أشعرى الجومباني رضي الله عنه


9. حاشية تشويق الخلان على شرح الآجرومية لأحمد زيني دحلان
المؤلف : العلامة الشيخ الحاج محمد معصوم بن الشيخ سالم السماراني السفاطوني الجاوي


10. الكتاب: طريقة الحصول على غاية الوصول
المؤلف : الشيخ الكياهي محمد أحمد سهل بن محفوظ سلام الحاجينى

11. نصائح العباد شرح على المنبهات على الاستعداد ليوم المعاد
المؤلف : العلامة محمد بن عمر نووي الجاوي

12. مراقي العبودية شرح على بداية الهداية
المؤلف : العلامة محمد بن عمر نووي الجاوي

13. قطر الغيث في شرح مسائل أبي الليث
المؤلف : العلامة محمد بن عمر نووي الجاوي

14. شرح عقود اللجين في بيان حقوق الزوجين
المؤلف : الإمام العلامة محمد بن عمر نووي الجاوي

15. فتح الإزار في كشف الأسرار لأوقات الحرث وخلقة الأبكار
المؤلف : فوزي الأندونيسي الشافعي

16. سراج الطالبين شرح منهاج العابدين للغزالي
المؤلف : العلامة الشيخ محمد إحسان بن دحلان الجمفسي الكديري الجاوي

17. منهج ذوي النظر في شرح منظومة الأثر للحافظ جلال الدين السيوطي
المؤلف : الإمام العلامة الفقيه المقرئ محمد محفوظ بن عبد الله بن عبد المنان الترمسي الجاوي الأندونيسي

18. كفاية المستفيد لما علا من الأسانيد
المؤلف : الإمام العلامة الفقيه المقرئ محمد محفوظ بن عبد الله بن عبد المنان الترمسي الجاوي الأندونيسي

19. مراح لبيد لكشف معانى القرآن المجيد
المؤلف : الشيخ نووي بن عمر بن عربي الجاوي البنتني



20. كاشفة السجا في شرح سفينة النجا
المؤلف : الشيخ محمد نووي بن عمر بن عربي الجاوي البنتني

21. سلم المناجاة شرح سفينة الصلاة
المؤلف: العلامة الإمام محمد نووي بن عمر البنتني التناري الجاوي الشافعي

22. نهاية الزين في إرشاد المبتدئين شرح على قرة العين بمبهمات الدين
المؤلف: العلامة الفقيه محمد بن عمر النووي الجاوي أبو المعطي

23. بهجه الوسائل بشرح المسائل
المؤلف: العلامة محمد بن عمر نووي الجاوي

24. مرقاة صعود التصديق في شرح سلم التوفيق
المؤلف : العلامة الفقيه المفسر محمد نووي الجاوي البنتني

25. الفصوص الياقوتية على الروضة البهية في الابواب التصريفية
المؤلف : العلامة الإمام محمد نووي بن عمر الجاوي
بهامشه : الرياض الفولية
المؤلف : العلامة المذكور

26. توشيح على ابن قاسم (قوت الحبيب الغريب توشيح على فتح القريب المجيب شرح غاية التقريب)
للعلامة محمد نووي الجاوي
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02

27. مدارج الصعود إلى اكتساء البرود
للعلامة محمد نووي البنتني الجاوي
DOWNLOAD 

28. ترغيب المشتاقين لبيان منظومة السيد البرزنجي زين العابدين
المؤلف : العلامة محمد نووي الجاوي
DOWNLOAD 

29. الابريز الداني في مولد سيدنا محمد السيد العدناني
(وهو مختصر من مولد العلامة القسطلاني المسمى بالعظيم الشان الفصيح البيان )
المؤلف : العلامة محمد نووي بن عمر بن عربي البنتني الجاوي
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02

30. النهجة الجيدة لحل نقاوة العقيدة
وهذا شرح على منظومة في التوحيد
الناظم والشارح : العالم العلامة محمد نووي الجاوي البنتني
DOWNLOAD 

31. فتح غافر الخطبة في شرح الكواكب الجلية نظم الأجرومية للنبراوي
المؤلف : العلامة الفقيه المفسر محمد نووي الجاوي
نسخة مخطوطة
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02  


نسخة محققة
DOWNLOAD 

32. العجالة في الأحاديث المسلسلة
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

33. الفيض الرحماني بإجازة العثماني
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

34. المسلك الجلي في أسانيد محمد علي
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

35. ورقات في مجموعة المسلسلات والأوائل والاسانيد العالية
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

36. ثبت الكزبري
ويليه إتحاف الطالب السري بأسانيد الوجيه الكزبري
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

37. اتحاف الإخوان باختصار مطمح الوجدان في اسانيد الشيخ عمر حمدان
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

38. الأربعون البلدانية : أربعون حديثا عن أربعين شيخا من أربعين بلدا
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

39. أسانيد الفقيه أحمد بن محمد بن حجر الهيتمي
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

40. الأسانيد المكية لكتب الحديث والسير والشمائل المحمدية
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

41. الوافي بذيل تذكار المصافي بإجازة الفخر عبد الله بن عبد الكريم الجرافي والصفي أحمد بن أحمد الجرافي
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

42. فيض المبدي بإجازة الشيخ محمد عوض منقش الزبيدي
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

43. فيض الخبير وخلاصة التقرير على نهج التيسير شرح منظومة التفسير
وفيه منظومة الزمزمي رحمه الله تعالى
ويليها شرح السيد محسن بن علي المساوي الفلمباني رحمه الله تعالى
ثم حاشية فيض الخبير للسيد علوي المالكي رحمه الله تعالى
ثم تعليقات الفاداني رحمه الله تعالى
DOWNLOAD 

44. سد الأرب من علوم الإسناد والأدب. وبذيله : نهاية المطلب تعليقات علي سد الأرب أو إتحاف السمير بأوهام ما في ثبت الأمير
مؤلف نهاية المطلب : مسند الدنيا ياسين الفاداني
DOWNLOAD 

45. حسن الوفا لإخوان الصفا - ثبت فالح الظاهري
تعليق وتصحيح المسند الفاداني
DOWNLOAD 

46. بلغة المشتاق في علم الاشتقاق
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 01 
DOWNLOAD 02 

47. الفوائد الجنبّة: حاشية المواهب السنية شرح الفرائد البهية في نظم القواعد الفقهية ( في الأشباه والنظائر على مذهب الشافعي )
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 
ATAU
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02
DOWNLOAD 03 

48. أسماء الكتب الفقهية لسادتنا الأئمة الشافعية
للشيخ محمد نور الدين مربو بنجر المكي
DOWNLOAD 

49. حسن الصياغة شرح كتاب دروس البلاغة
العلامة مسند العصر محمد ياسين بن عيسى الفاداني
DOWNLOAD 

50. بلوغ الأماني في التعريف بشيوخ وأسانيد مسند العصر الشيخ محمد ياسين بن محمد عيسى الفاداني المكي
جمع وترتيب محمد مختار الدين بن زين العابدين الفلمباني
DOWNLOAD 

51. كنوز المقاليد في مجموعة الأسانيد
المؤلف : الشيخ العلامة محمد نجيح ميمون حفظه الله
DOWNLOAD 

52. رسالة أهل السنة والجماعة في حديث الموتى وأشراط الساعة وبيان مفهوم أهل السنة والجماعة
تأليف : العلامة حضرة الشيخ محمد هاشم أشعرى الرئيس الأكبر لجمعية نهضة العلماء
DOWNLOAD 

53. الفروق الشاسعة بين حقائق السنة واباطيل الشيعة
DOWNLOAD 

54. النصوص العلمية في عدم صحة إمامة المرأة للرجال في الصلاة
المؤلف: الشيخ محمد نجيح ميمون الساراني
DOWNLOAD 

55. رسالة التوحيد (باللغة الجاوية)
للشيخ الحاج مدثر بن كوستام الدماكي
DOWNLOAD 

56. تقريب المقصد في العمل بالربع المجيب
للشيخ محمد مختار عطارد البوغوري الجاوي
DOWNLOAD 01  
DOWNLOAD 02

57. حاشية تقريب المقصد في العمل بالربع المجيب
للشيخ أبي البحر مفتاح بن مأمون بن عبد الله المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

58. فتح العلي الجليل في نظم أسماء النبي الإكليل
الناظم : ننال عين الفوز بن مدثر الدماكي الجاوي
DOWNLOAD 01 
DOWNLOAD 02

59. النَّفحة الحسنيَّة شرح التُّحفة السَّنيَّة (في علم الفرائض)
للعلامة السيد محسن المُسَاوى الفالمباني رحمه الله
DOWNLOAD 

60. بغية الأذكياء في البحث عن كرامات الأولياء
للإمام محمد محفوظ الترمسي
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02

61. السلاح في بيان النكاح
للشيخ محمد خليل البنكلاني
DOWNLOAD 

62. فتح الرؤوف المنان (في علم الفلك)
للشيخ أبي حمدان عبد الجليل بن عبد الحميد قدس
DOWNLOAD 

63. سلم النيرين في معرفة الاجتماع والكسوفين
للشيخ محمد منصور بن عبد الحميد البتاوي
DOWNLOAD 

64. انتفاخ الودجين عند مناظرة علماء حاجين في الرؤية بزجاج العينين
للإمام العلامة محمد أحمد سهل بن محفوظ الحاجيني
DOWNLOAD 

65. الأربعون حديثاً من أربعين كتاباً عن أربعين شيخاً
المؤلف: مسند العصرالعلامة محمد ياسين بن عيسى الفاداني المكي أبو الفيض
DOWNLOAD 

66. إجازة الشيخ بدر الدين الحسني للفاداني
DOWNLOAD 

67. المتن الشريف الملقب بفتح اللطيف (في الفقه)
للشيخ العلامة محمد خليل البنكلاني
DOWNLOAD 

68. أصل القدر في خصائص فضائل أهل بدر
الناظم: الشيخ العلامة محمد دمياطي بن محمد أمين البنتني
DOWNLOAD 

69. نظم عقيدة التوحيد
للشيخ محمد حسن الغنغاني الكركساني
DOWNLOAD 

70. ثمرات الفكر في حساب أوقات الصلاة والأهلة وخسوف القمر
للشيخ أحمد غزالي محمد فتح الله
DOWNLOAD 

71. رسالة بديعة المثال في حساب السنين والهلال
للشيخ العلامة محمد معصوم بن علي المسكوممباني الجاوي
DOWNLOAD 

72. شرح ثمرات الوسيلة المسمى بالمواهب الجزيلة في أزهار الخميلة (في علم الفلك)
للشيخ العلامة مسند العصر محمد ياسين الفاداني
DOWNLOAD 

73. إرشاد الأنام في ترجمة أركان الإسلام (باللغة الاندونيسية)
للسيد الحبيب عثمان بن يحيى مفتي بتاوي سابقا
DOWNLOAD 

74. فتح المجيد في شرح جوهرة التوحيد
المؤلف : العلامة الشيخ حسين بن عمر بن علي بن علوي الفالمباني
DOWNLOAD 

75. الأمثلة التصريفية
المؤلف : الشيخ العلامة محمد معصوم بن علي كوارون جومباغ
DOWNLOAD 

76. الإمام الشافعي في مذهبيه القديم والجديد
للشيخ العلامة الدكتور أحمد نحراوي عبد السلام البتاوي الإندونيسي
DOWNLOAD 

77. المفاخر السنية في الأسانيد العلية القدسية
للشيخ عبد الحميد بن علي بن عبد القادر قدس الخطيب
DOWNLOAD 

78. كافية الطلاب في علم النحو والصرف
للشيخ العلامة أبي الفضل بن عبد الشكور السنوري الطوباني الجاوي
DOWNLOAD 

79. تنوير الحجا نظم سفينة النجا
للشيخ العلامة أحمد بن صديق بن عبد الله اللاسمي الفاسورواني
DOWNLOAD 

80. إرشاد المهتدي إلى شرح كفاية المبتدي
الشارح : الشيخ العلامة عبد الحميد بن علي بن عبد القادر قدس الخطيب
الماتن : والد الشارح الشيخ العلامة علي بن عبد القادر قدس
DOWNLOAD 

81. لطائف الإشارات شرح تسهيل الطرقات لنظم الورقات في أصول الفقه
المؤلف : الشيخ العلامة عبد الحميد بن علي بن عبد القادر قدس الخطيب
DOWNLOAD 

82. نفحات القبول والابتهاج في قصه الاسراء والمعراج (مخطوط)
المؤلف : الشيخ العلامة عبدالحميد بن محمد علي بن عبدالقادر قدس الخطيب
DOWNLOAD 01  
ATAU
DOWNLOAD 02  

83. الذخائر القدسية في زيارة خير البرية
المؤلف : الشيخ العلامة عبد الحميد بن محمد علي قدس الخطيب
DOWNLOAD 

84. ضياء الأنوار في تصفية الأكدار
للسلطان قائم الدين محمد عيدروس ابن السلطان بدر الدين البطوني
DOWNLOAD 

85. مؤنسة القلوب في الذكر ومشاهدة علام الغيوب
للسلطان قائم الدين محمد عيدروس ابن السلطان بدر الدين البطوني
DOWNLOAD 

86. حاشية قواعد البيان
للشيخ أبي البحر مفتاح الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

87. فيض الأساني على حرز الأماني 1
للشيخ العلامة محمد شعراني أحمدي القدسي الجاوي حفظه الله
DOWNLOAD 

88. التجريد المصفى لمرفوعات الموطا إلى المصطفى
صلى الله عليه وسلم
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

89. الاحتجاج الشافية على الروافض الإمامية
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

90. البحوث العلمية الهامة في حوادث الأمة العامة
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

91. التدخين بين الكتاب والسنة والطب والخلق والضعف الجنسي والاقتصاد واستراتيجية أعداء الإسلام
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

92. الدراسة الدينية في مسائل الزكاة العصرية
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

93. الأدلة القرآنية والحديثية على وجوب نصب القاضي الحاكم بما أنزل الله
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

94. الرسالة الإسلامية؛ كمالها وخلودها وعالميّتها
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

95. السياسة
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

96. الشذرات اللماعة في بعض أصول أهل السنة والجماعة
تأليف : الشيخ العلامة محمد نجيح بن ميمون زبير الساراني الجاوي
DOWNLOAD 

97. نظم سلسلة الشيوخ لـ مجلس رسول الله صلى الله عليه وسلم
من الحبيب منذر المساوى إلى رسول الله
الناظم : ننال عين الفوز بن مدثر الدماكي الجاوي غفر الله له ولأبويه
DOWNLOAD 

98. الرعاة الغامضة في نقض كلام الرافضة
مترجما إلى اللغة الإندونيسية
المؤلف : الحبيب العلامة سالم بن أحمد بن جندان
DOWNLOAD 

99. كتاب وعلم آدم الأسماء
في بيان معنى الآية وفضيلة العلم والعالم والتعلم
المؤلف : الشيخ أحمد بن أشموني الجاروني الجاوي
DOWNLOAD 

100. عشرون صفة لله (باللغة الإندونيسية)
المؤلف : العلامة السيد مفتي بتافيا سابقا عثمان بن عبد الله بن عقيل بن يحيى
DOWNLOAD 

101. اعرف عقيدتك (باللغة الإندونيسية)
Kenalilah Akidahmu
المؤلف : سيدي الحبيب الداعي إلى الله منذر بن فؤاد المساوى
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02 

102. إسعاف المطالع بشرح البدر اللامع نظم جمع الجوامع
للشيخ العلامة الإمام محمد محفوظ بن عبد الله الترمسي الجاوي
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02

103. رد الحديث الضعيف بالكلية فتنة كبيرة معاصرة
المؤلف : الشيخ أبو سابق سوفرايتنو القدسي الجاوي
DOWNLOAD 

104. Doa Penawar Angin Ahmar
oleh : Khazanah Fathaniyah
DOWNLOAD 

105. رسالة الشيخ نووي الجاوي في مبادئ العلوم الأربعة ( التوحيد والفقه والنحو والمنطق )
مخطوطة
DOWNLOAD 

106. أصول الحديث
للشيخ أبي البحر مفتاح الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

107. تنوير الصدر بقراءة الامام ابي عمرو
للعلامة محمد محفوظ الترمسي الجاوي
مخطوط
DOWNLOAD 

108. تعميم المنافع بقراءه الامام نافع
المؤلف: العلامة الترمسي، محمد محفوظ بن عبدالله
مخطوط
DOWNLOAD 

109. فتح المجيد في بيان التقليد
المؤلف: العلامة الفاجيتاني، احمد دحلان بن عبدالله الترمسي
DOWNLOAD 01 
DOWNLOAD 02

110. القول الأجمع في كشف المسائل الأربع
للشيخ العلامة عبد الله بن ياسين الفاسرواني الجاوي
DOWNLOAD 01
DOWNLOAD 02

111. الحجج البالغة على الشبه الزائغة
للشيخ عبد الله بن ياسين الفاسورواني الجاوي
DOWNLOAD 

112. تحفة النبلاء في تفهم حكم تقبيل ضرائح الأولياء
للشيخ أبي سابق سوفرايتنو القدسي
DOWNLOAD 

113. التحفة المرضية فتوى في جواز تفسير القرآن بالأعجمية
للشيخ عبد الحميد قدس
DOWNLOAD 

114. الجوهرة السنية في علم الصرف
للشيخ أبي الفضل بن عبد الشكور السنوري الطوباني الجاوي
DOWNLOAD 

115. السلسل المدخل في علم الصرف
المؤلف : الشيخ أبو حامد محمد بن القاضي محمد إلياس الجاوي
DOWNLOAD 

116. نزهة الأفهام فيما يعتري الدخان من الأحكام
المؤلف : الشيخ العلامة أحمد دحلان بن عبد الله الترمسي الجاوي
DOWNLOAD 01 
DOWNLOAD 02

117. عمدة العوام في شرح فيض الملك العلام (مخطوط)
المؤلف : الشيخ محمد نووي الجاوي
DOWNLOAD 

118. كفاية الأصحاب في حل نظم قواعد الإعراب
للشيخ العلامة عبد الله زيني بن محمد عزير الجطاوي الدماكي الجاوي
DOWNLOAD 

119. الدر النفيس في عقائد أصل التوحيد
للشيخ العلامة محمد إرشاد الدماكي ثم القدسي الجاوي
DOWNLOAD 

120. السقاية المرضية في أسامي الكتب الفقهية لأصحابنا الفقهاء الشافعية
للشيخ العلامة محمد محفوظ الترمسي الجاوي
DOWNLOAD 

121. نصوص الأخيار في الصوم والإفطار
للشيخ ميمون بن زبير الساراني
DOWNLOAD 

122. أحلى المسامرة في حكاية الأولياء العشرة
للشيخ العلامة أبي الفضل بن عبد الشكور السنوري الجاوي
DOWNLOAD 

123. تقريرات بدء الأمالي
للشيخ العلامة المعمر ميمون زبير الساراني الجاوي حفظه الله
DOWNLOAD 

124. هداية الطلبة في القواعد الفقهية (مختصر الأشباه والنظائر للسيوطي)
تأليف العلامة الكياهي يحيى عارف القدسي الجاوي
DOWNLOAD JUZ 1 
DOWNLOAD JUZ 2
DOWNLOAD JUZ 3
DOWNLOAD JUZ 4

125. تسهيل السالك في ترجمة ألفية ابن مالك
تأليف الشيخ محمد أنيق بن محمدون الفاكسي الفاطي
DOWNLOAD 

126. الخزائن السنية من مشاهير الكتب الفقهية لأئمتنا الفقهاء الشافعية
المؤلف:الشيخ العلامة عبد القادر بن عبد المطلب المنديلي الأندونسي
DOWNLOAD 

127. كشف الحجاب في مراقبة الوهاب
تأليف الشيخ العلامة السلطان قائم الدين محمد عيدروس بن السلطان بدر الدين البوطوني الإندونيسي
DOWNLOAD 

128. تقريرات على الثمرات الحاجينية في الاصطلاحات الفقهية
كلاهما للشيخ العلامة محمد أحمد سهل بن محفوظ الحاجيني الجاوي
رحمه الله
DOWNLOAD 

129. العلماء المجددون
للشيخ العلامة المعمر ميمون زبير الساراني
DOWNLOAD 

130. (مخطوط) الأقوال الملحقات في شرح الورقات في الأصول
المؤلف : عبد الحق بن عبد الحنان الشافعي الجاوي المعروف بـ (سبط الشيخ نووي)
DOWNLOAD 

131. الحاشية المرتية على تحرير قواعد المناظرة
المؤلف : الشيخ العلامة الأجغان أبو البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

132. حاشية العلامة المرتي على جمع الجوامع في الأصول
تأليف : الشيخ العلامة الأجغان أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي حفظه الله
DOWNLOAD 

133. إرشاد الإخوان في بيان أحكام شرب الدخان
للشيخ العلامة إحسان الجمفسي الكديري الجاوي
DOWNLOAD 

134. الحاشية المرتية على الشمسية في المنطق
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

135. ﺍﻷﻭﺍﺋﻞ ﺍﻟﺴﻨﺒﻠﻴﺔ ﻟﻠﺸﻴﺦ ﻣﺤﻤﺪ ﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ ﺳﻨﺒﻞ ﺍﻟﻤﻜﻲ
ويليها العجالة المكية في أسانيد الشيخ محمد سنبل إلى مؤلفي الكتب المحمدية المذكورة في أوائله السنبلية
تأليف الشيخ العلامة محمد ياسين الفاداني
DOWNLOAD 

136. مصباح الظلم في شرح الحكم
للشيخ العلامة محمد نووي البنتني الجاوي رضي الله عنه
DOWNLOAD 

137. المفتاح على تحرير قواعد الصرف
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي حفظه
DOWNLOAD 

138. المفتاح على تحرير القواعد المنطقية
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي حفظه الله
DOWNLOAD 

139. المفتاح على تحرير قواعد النحو
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون الشنجوري
DOWNLOAD 

140. المفتاح على تحرير أصول التفسير
للشيخ أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري
DOWNLOAD 

141. الحاشية المرتية على رسالة علم الاشتقاق
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح الشنجوري المرتي الجاوي
DOWNLOAD 

142. الحاشية المرتية على رسالة الوضع
للشيخ المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

143. المفتاح على تحرير عقائد التوحيد
للشيخ أبي البحر مفتاح الشنجوري الجاوي حفظه
DOWNLOAD 

144. الحاشية المرتية على الرسالة العضدية
للشيخ المرتي الجاوي حفظه الله
DOWNLOAD 

145. شرح المنظومة الشمسية في المنطق
للشيخ أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي حفظه
DOWNLOAD 

146. الحاشية المرتية على المنظومة البيقونية في مصطلح الحديث
للشيخ المرتي الجاوي حفظه
DOWNLOAD 

147. الحاشية المرتية على النظم القنتوري (في علم البيان)
النظم للشيخ الكياهي الأجغان شاطبي بن سعيد القنتوري الشنجوري الجاوي
والمحشي : الشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

148. الحاشية المرتية على تحفة الإخوان في علم البيان
للشيخ المرتي حفظه الله
DOWNLOAD 

149. الحاشية المرتية على تيجان الدراري في العقيدة
للشيخ أبي البحر المرتي الجاوي
DOWNLOAD 

150. المنحات القدسية في العروض والقافية
للشيخ العلامة الشاعر سيف الدين لطفي القدسي حفظه
DOWNLOAD 

151. صفاء اللسان في إعراب القرآن سورة الفاتحة والسجدة والإنسان
للشيخ الدكتور محمد عفيف الدين دمياطي الجومباني الجاوي
DOWNLOAD 

152. موارد البيان في علوم القرآن
للشيخ الدكتور محمد عفيف الدين دمياطي الجومباني الجاوي
DOWNLOAD 

153. خلاصة علم الفرائض
للشيخ العلامة أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري الجاوي
DOWNLOAD 

154. كنز النجاح والسرور في الأدعية التي تشرح الصدور
للشيخ عبد الحميد بن محمد علي قدس الخطيب رضي الله عنه
DOWNLOAD 

155. الحاشية المرتية على نظم المقولات
للشيخ أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري حفظه الله
DOWNLOAD 

156. Kitab Fiqh Muhammadiyyah Jilid 3
DOWNLOAD


157. شرح الرسالة الولدية
للشيخ أبي البحر مفتاح بن مأمون المرتي الشنجوري
DOWNLOAD


وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
Jum'at, 06 Maulid 1437 H / 18 Desember 2015 M.
********************************************
* Adalah mahasiswa STAI IMAM SYAFI'I CIANJUR JABAR
Sumber : 
Maktabah Tahmil
تحميل مؤلفات علماء اندونيسيا رضي الله عنهم

Kiai Asy'ari Keras Jombang (1830-1890)

Kiai Asy’ari Keras Jombang(+1830-+1890)

Kiai Asy’ari adalah pendiri Pesantren Keras, yang terletak di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur, sekitar tahun 1876. Ayahanda KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama dan pengasuh Pesantren Tebuireng, ini dikenal pula sebagai perintis tradisi keilmuan pesantren di daerah Jombang.
Lahir di Demak, Jawa Tengah, sekitar tahun 1830. Menurut informasi dari keluarga Pesantren Tebuireng, seperti ditulis KH. M. Ishom Hadziq, ayah beliau bernama Abdul Wahid bin Abdul Halim. Abdul Wahid adalah salah seorang komandan pasukan Diponegoro yang menggunakan nama “Pangeran Gareng”, di bawah Panglima Sentot Alibasyah Prawirodirdjo. Nasab Kiai Asy’ari merujuk hingga ke Pangeran Benowo bin Jaka Tingkir alias Sultan Pajang.

Sejak muda Kiai Asy’ari nyantri di Pesantren Gedang, dekat Tambakberas, Jombang, sekitar dua kilometer dari pusat kota, dan berguru pada Kiai Usman.Pesantren Gedang didirikan oleh Kiai Abdus Salam atau dikenal dengan nama Kiai Shihah. Kiai asal Lasem, Rembang, ini bersama istrinya, Muslimah, membuka hutan di Gedang untuk mendirikan permukiman dan pesantren pada tahun 1825. Di antara santri beliau adalah Kiai Usman. Sufi dan ahli tarekat inidinikahkan dengan putri sulung guru beliau bernama Nyai Layyinah. Keduanya kemudian dikarunia seorang putri sulung bernama Halimah (lahir 1851, disapa Winih).

Tidak lama setelah Kiai Usman wafat, sekitar tahun 1855 Halimah – ketika itu baru menginjak usia empat tahun – dinikahkandengan Kiai Asy’ari, santri senior Kiai Usman, yang berusia 25 tahun. Alasan pernikahan ini adalah untuk menyelamatkan garis keturunan pendiri pesantren yang akan menjadi pelanjut kepengasuhan pesantren usai wafatnya sang guru.Pasangan baru ini kemudian dikaruniai putra-putri: Nafiah, Ahmad Sholeh, Muhammad Hasyim (lahir 1871), Rodliah, Hasan, Anis, Fathonah, Maimunah, Ma’shum, Nahrowi dan Adnan. Putra ketiga beliau ini yang kemudian terkenal sebagai pendiri Pesantren Tebuireng dan pendiri Nahdlatul Ulama. 

Nyai Halimah dikenal suka melakoni tirakat dan praktik sufi lainnya – mengikuti jejak ayahnya.Beliau pernah berpuasa selama tiga tahun berturut-turut dengan niat tertentu. Puasa tahun pertama ditujukan untuk kebaikan keluarga, tahun kedua diniatkan untuk kebaikan santrinya. Dan puasa tahun ketiga dimaksudkan untuk kemaslahatan masyarakat. Konon, saking khusyuknya dalam bertirakat, suatu hari saat mencuci beras, beras tersebut berubah menjadi butir-butir emas!

Kiai Asy’ari kemudian pindah bersama keluarganya ke Desa Keras dan mendirikan pesantren di sana sekitar tahun 1876. Sementara Pesantren Gedang berkembang menjadi Pesantren Tambakberas, Jombang, di bawah kepengasuhan saudara misan Kiai Asy’ari yaitu Kiai Said, yang kemudian menurunkan Kiai Chasbullah, ayahahanda KH. Abdul Wahab Chasbullah, pendiri NU. Waktu itu Kiai Hasyim masih kecil, dan baru diboyong dari tempat kelahirannya di Gedang. Di bawah asuhan Kiai Asy’ari Pesantren Keras mengandalkan ngaji kitab-kitab sorogan dan baru belakangan di abad 20 mulai dibuka madrasah. Kebanyakan yang mondok berasal dari Jawa Tengah, terutama dari Ambarawa dan Salatiga. Sementara yang berasal dari Jombang lebih banyak menjadi santri kalong. Untuk sampai di pesantren ini, dari Surabaya kita naik bis jurusan Kediri, lalu turun di Desa Kwaron. Setelah itu naik becak ke arah barat, sekitar satu kilometer, maka sampailah ke alamat yang dtuju. Para santri tidak tinggal di pondok, tapi ditempatkan di rumah-rumah penduduk. Ini dimaksudkan agar dakwah Islam bisa langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar. Memang tidak terlihat pemondokan besar. Di pesantren inilah KH. Hasyim Asy’ari digembleng pertama kali oleh ayahnya sebelum mengembara berguru menuntut ilmu di beberapa pesantren.

Kiai Asy’ari wafat sekitar tahun 1890 dan dimakamkan di lingkungan Pesantren Keras. Ketika putra ketiga beliau, KH. Hasyim Asy’ari, menikah di tahun 1892 dengan Nyai Nafisah, putri KH. Ya’qub bin Hamdani, pengasuh Pesantren Siwalan Panji, Sidoarjo, Kiai Asy’ari sudah tiada. Pesantren Keras kemudian dikelola masing-masing oleh putra beliau, KH. Saleh, dan menantu beliau, KH. Alwi, yang dikenal ahli bela diri dan kanuragan.Di tahun 1930-an,pesantren kemudian diasuh oleh KH. Basuni, lalu KH. Salahuddin (di masa itu tidak ada lagi yang mondok di tahun 1970-an), kemudian KH.Ahmad Labib di tahun 1990-an. Meski tidak sebesar Pesantren Tebuireng, Pesantren Keras mulai membuka madrasah dan berganti nama menjadi Pesantren Al-Asy’ari Keras.
* K.H Ahmad Baso, Penulis buku-buku tentang pesantren, NU, keislaman dan ke-Indonesia-an. Diantara publikasinya, Islam Pasca-Kolonial (2005), NU Studies (2006), Pesantren Studies (2013), Agama NU untuk NKRI dan banyak karya lain. Selengkapnya: --> http://pesantrenstudies.jimdo.com/ 

#NB CahNgroto.NET:
Di sebelah timur kompleks makam Syaikh Abdurrahman Ganjur Ngroto juga terdapat makam Syaikh Gareng (Khoiron/Khoirun/Khoirulloh/Abdul Wahid/Pangeran Gareng?) yg menurut riwayat tutur poro sepuh adalah ayah dari Kyai Asy'ari (Pondok Keras/ Ayahanda Hadrotussyaikh Hasyim Asy'ari).
wallohu 'alam...

Seri Eskavasi Naskah Karya Ulama Nusantara

Foto Rijal Mumazziq Z.
Istimewa
Oleh: Gus Rijal MZ*
 
Dua hari silam, alhamdulillah, kiriman harta karun Islam Nusantara yang selama ini terpendam di Mesir telah saya terima. Terimakasih kepada Mas Sewu Pengalem atas upayanya mencari kembali naskah-naskah karya ulama Nusantara yang pernah diterbitkan di Mesir oleh salah satu penerbit legendaris Kairo, Musthafa Bab el-Halabi. 

Selain Tafsir Tarjuman al-Mustafid karya Syaikh Abdurrauf bin Ali Al-Fansuri (Barus, lalu Aceh) yang ditengarai merupakan terjemah dan tafsir al-Qur'an lengkap 30 juz yang pertama kali ditulis ulama Nusantara, saya juga menerima 21 naskah lain, termasuk Kamus Arab-Melayu karya Syaikh Muhammad Idris al-Marbawi (tidak tampak dalam foto).

Sedangkan 20 naskah yang ada dalam foto ini semuanya merupakan karya ulama Nusantara di masa lampau. Cukup keren juga manakala para ulama kita ini menulis sebagian karyanya menggunakan aksara Arab pegon berbahasa Melayu-Jawi namun diterbitkan di Timur Tengah. Hal ini merupakan salah satu pengakuan akan kapabilitas dan kredibilitas para ulama Nusantara. Berikut ini perincian 20 naskah dengan beragam tema:

1. Shirath al-Mustaqim karya Nur al-Din Muhammad al-Jaylani Ibn Ali bin Hasanji bin Hamid al-Raniri/Fiqh/347 hal/1356 H/1937 M.

2. Hidayah al-Mubtadi’in ila Suluk Maslak al-Muttaqin karya Raden Haji Muhammad Mukhtar bin Raden Natanagara Jawi Bogor (Yang Bermukim di Negeri Mekah)/Tasawuf/60 hal/1346 H/1928 M

3. Nuzhat al-Ikhwan fi Ta’lim al-Lughah wa Tafsir Ikhtilaf al-Lisan karya Abdullah bin Ismail al-Asyi [Aceh]/Gramatika/48 hal/1349 H/1930 M.

4. Bad’u Khalqi al-Samawati wa al-Ardhi Terjemah Syaikh Nuruddin Ibnu Ali Janji ibn Muhammad Hamid al-Rani As-Syafi'i al-Asyi/Tauhid/48 hal/1348 H/1930 M. [Benarkah ini Syaikh Nuruddin Ar-Raniri?]

5. Hidayah al-Salikin fi Suluk Maslak al-Muttaqin karya Syaikh Abdusshamad Al-Falimbani/Tasawuf/115 hal/1341 H/1923 M

6. Terjemah Kitab Hikam karya Syaikh Muhammad Shalih bin Umar Semarang (Kiai Soleh nDarat)/Tasawuf/167 hal/1347 H/1929 M.

7. Jam’u Jawami’il Mushannafat: Kompilasi Karya-karya ulama Aceh/Penyunting: Syaikh Ismail bin Abdul Muththalib Al-Asyi/Fiqh & Tasawuf/151 hal/1344 H/1926 M.

8. Qurrah al-‘Ain li-Fardh al-‘Aymin karya Muhammad Zain Al-Jawi Al-Jambi/Fiqh/23 hal/1343 H/1926 M.

9. Aqaid Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah karya Raden Haji Muhammad Mukhtar bin Raden Natanagara, Bogor, Betawi Yang Bermukim di Mekah/Tauhid/14 hal/1341 H/1923 M.

10. Tamrin al-Shibyan karya Ibn Muhammad Thayib Al-Mas’udi Al-Banjari/Tauhid/16 hal/1348 H/1930 M.

11. Fath al-Rahman fi ‘Aqaid al-Iman Terjemah Syaikh Abd al-Qadir bin Shabir Al-Mandahilin/Tauhid/10 hal/1342 H/1924 M

12. Tuhfah al-Raghibin karya seorang ulama Jawi yang tidak disebutkan namanya/Tauhid/28 hal/1358 H/1939 M.

13. Al-Yawaqit wal Jawahir fi Uqubah Ahl al-Kabair karya Syaikh Muhammad Ali bin Abdurrasyid bin Abdullah Al-Jawi Al-Qadhi As-Sumbawi/Tauhid/55 hal/1354 H/1936 M

14. Ushuluddin karya Muhammad Mukhtar bin Atharid Al-Jawi, Bogor/ Tauhid/8 hal/1340 H/1922 M

15. Kompilasi Miftah al-Jannah: a) Ushul al-Din; b) Ushul Tahqiq pada Ushul al-Din; c) Mauidhah Linnas; d) Kitab Tajwid karya: a) Muhammad Thayyib Ibn Mas’ud Al-Banjari; b) Ulama alim nan wara' yang tidak disebut namanya karena takut riya'; c) Ulama yang tidak disebut namanya karena takut sombong; d) Waliyullah yang tidak disebut namanya karena takut sombong/44 hal/1342 H/1924 M

16. Tamrinul Lisan fi Ma’rifat Tajwid al-Quran Hasan bin Yahya Jambi/Tajwid/43 hal/Tanpa Tahun

17. Miftah al-Din li al-Mubtadi karya Syaikh Muhammad Ali bin Abdul Muthalib al-Khalidi/Tauhid/82 hal/1340 H/1921 M.

18. Kifayat al-Mubtadi-in fi 'Ibadat Rabb al-'Alamin karya Syaikh Raden Haji Muhammad Mukhtar bin Raden Natanagara, Bogor/ Fiqh/ 128 hal/1373 H/1954 M.

19. Hidayat As-Shibyan fi Ma'rifat al-Islam wa al-Iman karya Abu Abdillah Husain Nashir bin Muhammad Thoyyib al-Mas'udi al-Banjari/ Aqaid/ 35 hal/ 1355 H/ 1936 H.

20. Ad-Durrun Nafis, karya Syaikh Muhammad Nafis bin Idris al-Banjari/ Aqaid/ 40 hal/ 1343 H.

Semoga eskavasi harta karun Islam Nusantara berjalan dengan lancar dan diberi keberkahan.

Kyai Sholeh nDarat, Koki Intelektual dari Semarang

 
Oleh: Gus Rijal MZ*

Dalam tsabat Syekh Mahfudz Attarmasi, nama Kiai Soleh nDarat, Semarang, menjadi salah satu matarantai terpenting dalam perjalanan intelektualnya. Syaikh Mahfudz lahir di Jawa, diajak ayahnya ke Makkah, disuruh pulang lagi ke Jawa untuk secara khusus berlajar ke Kiai Soleh. Setelah itu, barulah kemudian beliau kembali lagi ke Makkah.

Kita tahu, Kiai Soleh dalam matarantai ulama Nusantara memang menempati posisi vital. Sebelum berangkat ke Haramain, para pelajar ditempa di tempatnya. Syekh Mahfudz, Kiai Hasyim Asy'ari dan Kiai Ahmad Dahlan adalah di antara hasil didikan Kiai Soleh. Kabarnya, RA. Kartini juga sempat ngaji ke beliau.

Sebagai orang Jawa, Kiai Soleh menjadi "jembatan penyangga" yang mentransformasikan ajaran Islam dengan caranya yang khas untuk kaum muslim pribumi yang stagnan usai Perang Jawa. Beliau menguasai khazanah intelektual klasik berbahasa Arab, lalu meraciknya untuk disajikan kepada saudara-saudaranya yang awam menggunakan bahasa lokal. Karena itu, Kiai Soleh lebih banyak menerjemahkan, membuat ringkasan, dan memberi penafsiran. Semua disajikan menggunakan bahasa Jawa pesisiran atau yang beliau sebut sebagai bilughah al-jawiyyah al-mirikiyyah (menggunakan bahasa Jawa setempat).

Dalam kitab Majmu'ah as-Syariah al-Kafiyah lil-'Awam setebal 277 halaman ini, Kiai Soleh nDarat benar-benar menjadi "koki akademis". Ditulis menggunakan aksara Arab pegon dengan karakter bahasa Jawa pesisiran, Kiai Soleh mengupas perkara aqaid, shalat, puasa, zakat, haji-umrah, perkara nikah, hudud, bab sembelihan, makanan halal-haram, khutbah, dan beberapa bab lain yang saling berkaitpaut. Sebagai "koki akademis", beliau kulakan bahan dari kitab-kitab lain seperti Manhaj at-Thullabnya Syaikhul Islam Zakaria al-Anshari, Mughniyul Muhtaj-nya Khatib Syarbaini, Durorul Bahiyyah-nya Imam Syaukani (di sini ditulis karya Sayyid Bakri [Syatha' ?], dan Ihya Ulumiddin-nya Imam al-Ghazali (sebagaimana penuturan muallif di akhir kitab). Hasil kulakan ilmu ini diracik, diolah dan disajikan oleh beliau dengan bahasa yang sangat mudah dipahami orang awam.

Oleh karena itu, beliau menjelaskan dalam kitab ini, ".... kerono arah supoyo pahamo wong-wong amsal ingsun awam kang ora ngerti boso Arab mugo-mugo dadi manfaat biso ngelakoni kabeh kang sinebut ing njerone iki tarjamah."

Sebagai "koki akademis", beliau tentu saja nggak hanya meracik saja, melainkan juga memberi sentuhan citarasa antikolonialisme dengan mengharamkan penampilan menyerupai orang kafir. Di halaman 25 kitab ini, Kiai Soleh menegaskan siapapun yang menggunakan perangkat penampilan orang kafir (liyani ahli Islam) seperti baju-jas, topi atau dasi, hukumnya murtad, rusak Islamnya. Ini jelas fatwa yang bisa dibaca dalam konteks zamannya sebagai keputusan revolusioner yang kemudian juga diikuti oleh ulama generasi setelahnya seperti Kiai Raden Asnawi dan beberapa ulama NU, yang kemudian berubah seiring dengan perkembangan zaman.

Dengan membaca kitab yang diterbitkan Thoha Putra Semarang ini kita bisa melihat kegigihan Kiai Soleh dalam membuka wawasan keilmuan orang awam di tengah sensor ketat pemerintah kolonial terhadap pelbagai kitab yang beredar di pesantren. Apalagi setelah Perang Jawa usai, kaum ulama santri mengalami diaspora luar biasa dan pemuda usia produktif dipaksa mengikuti program tanam paksa (cultuur-stelsel) sehingga wajar jika Kiai Soleh disebut sebagai pembuka kembali kran pengetahuan keagamaan, melalui kitab "Fasolatan", "Majmu'ah Syari'ah al-Kafiyah lil-'Awam", " Syarh Hikam", "Munjiyat", "Sabilul 'Abid", Tafsir "Faidhur Rahman" dan beberapa karya lain.

Mengapa saya sebut "pembuka" kembali? Karena beliau berhasil menjadi "koki intelektual" yang secara inovatif mengolah bahan akademis di masa lampau untuk di(re)produksi dan disajikan kepada kaumnya. Nafa'anallahu bi'ulumihi wabarakatihi, amin.

WAllahu A'lam

 
Copyright © 2015 CahNgroto.NET. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger